Lewati ke konten utama
Logo Pesantren Persis 109 Kujang

Spiritualitas Mengawali Akademik: Tradisi Tilawah Jama'i Sambut KBM Efektif di Persis 109 Kujang

Spiritualitas Mengawali Akademik: Tradisi Tilawah Jama'i Sambut KBM Efektif di Persis 109 Kujang
11 Oct 2025 ppi109kujang@gmail.com Kegiatan

Kujang, 24 Juli 2025 – Setelah melewati masa orientasi yang padat dan pembinaan karakter yang intensif selama MATSAMA, santri baru Pesantren Persis 109 Kujang hari ini, Kamis, 24 Juli 2025, secara resmi memasuki fase Kegiatan Belajar Mengajar (KBM) efektif. Momen bersejarah ini ditandai dengan sebuah tradisi spiritual yang khas: Tilawah Jama'i (membaca Al-Qur'an bersama-sama).

Tradisi ini menegaskan komitmen pesantren bahwa ruh spiritualitas dan kedekatan dengan Al-Qur'an harus menjadi fondasi utama sebelum memulai aktivitas akademik.


Pagi hari ini, seluruh santri baru dan santri lama, bersama jajaran asatidz dan pimpinan, berkumpul di lapangan utama untuk melaksanakan Tilawah Jama'i. Lantunan ayat-ayat suci Al-Qur'an menggema dengan khidmat, menciptakan suasana tenang dan penuh berkah.

Direktur Tahfizh Pesantren Persis 109 Kujang, Ust. Isa Anshori, SQ., S.Ag, menjelaskan bahwa tradisi ini adalah pengingat penting bagi seluruh warga pesantren. "Kami ingin menanamkan pemahaman bahwa Al-Qur'an bukan sekadar mata pelajaran, melainkan pedoman hidup dan sumber segala ilmu. Sebelum kita mengisi otak dengan berbagai mata pelajaran, hati kita harus terlebih dahulu disinari oleh firman Allah," ujar beliau.

Kegiatan ini berfungsi sebagai transisi spiritual yang halus, mengantar para santri dari fokus adaptasi fisik dan mental selama MATSAMA menuju fokus akademik yang lebih mendalam.


Setelah sesi Tilawah Jama'i, bel tanda dimulainya pelajaran berbunyi. Para santri baru, yang kini sudah familiar dengan lingkungan dan tata tertib, tampak bersemangat memasuki ruang-ruang kelas mereka di unit Tsanawiyah dan Mu'allimin.

Hari pertama KBM efektif ini menandai dimulainya implementasi Kurikulum Terpadu Pesantren Persis 109 Kujang. Santri tidak hanya akan mempelajari ilmu-ilmu umum yang relevan, tetapi juga porsi besar dari ilmu Diniyah, termasuk Tafsir, Hadits, Fiqih, dan Bahasa Arab yang menjadi ciri khas pendidikan Persis.


Para asatidz pun telah menyiapkan metode pengajaran yang inovatif setelah pelaksanaan Rapat Kerja. Diharapkan, sinergi antara semangat Kader Mujahid yang ditanamkan saat MATSAMA dengan ilmu yang akan didapatkan selama KBM akan menghasilkan pelajar yang sholeh, cerdas, dan siap memimpin umat.


Dimulainya KBM efektif pada hari ini secara resmi menandai berputarnya roda pendidikan di Pesantren Persis 109 Kujang untuk tahun ajaran baru. Semangat spiritualitas yang mengawali akademik ini diharapkan dapat membimbing setiap langkah santri menuju cita-cita mulia.


Bagikan: