Pesantren Persatuan Islam (Persis) 109 Kujang kembali menorehkan langkah pembinaan kader dakwah melalui pelaksanaan Program Latihan Khidmat Jam’iyyah (PLKJ) bagi santri kelas 12 Mu’allimin. Kegiatan ini menjadi ajang penting dalam membentuk jiwa pengabdian, tanggung jawab, dan kesiapan santri untuk berkiprah di tengah masyarakat sebagai kader Jam’iyyah yang berilmu dan berakhlak.
PLKJ tahun 2025 ini dilaksanakan di wilayah PD. Persis Sumedang, dengan pusat kegiatan di PC. Persis Tanjungsari. Selama masa pengabdian, para santri akan ditempatkan di beberapa cabang dan jamaah, di antaranya PC. Cikondang, PC. Mariuk, dan PJ. Genteng. Mereka akan menjalankan beragam kegiatan, mulai dari pembinaan keislaman, pengajaran diniyah, pelatihan kader muda, hingga kegiatan sosial kemasyarakatan yang berorientasi pada penguatan dakwah dan Jam’iyyah.
Sebelum diterjunkan ke lokasi, para santri telah mendapatkan pembekalan intensif mengenai manajemen organisasi, komunikasi dakwah, serta pengembangan karakter kepemimpinan. Dengan bekal tersebut, diharapkan mereka dapat menjalankan tugas dengan penuh tanggung jawab, ketulusan, dan semangat pengabdian.
Pimpinan Pesantren Persis 109 Kujang menyampaikan pesan dan doa agar para santri dapat menjadi representasi teladan bagi pesantren dan Jam’iyyah. “PLKJ bukan sekadar praktik lapangan, tetapi juga bentuk nyata dari pengabdian dan pembentukan jiwa kader dakwah. Semoga para santri dapat mengambil banyak pelajaran dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat,” ungkapnya.
Dengan semangat khidmat lillah dan berdakwah billisan wal hal, para santri siap menebar nilai-nilai Islam, menguatkan ukhuwah, serta berkontribusi aktif dalam kehidupan masyarakat.
Selamat melaksanakan PLKJ, Santri Mu’allimin Pesantren Persis 109 Kujang!
Semoga langkah ini menjadi amal shalih, membawa manfaat bagi umat, dan mengukuhkan semangat khidmat untuk Jam’iyyah Persis.