Kujang, 19 Februari 2026 - Ramadhan di Pesantren Persis 109 Kujang selalu menghadirkan suasana yang khidmat dan sarat makna. Salah satu tradisi yang terus dijaga hingga kini adalah program Satu Malam Satu Juz, yakni pelaksanaan shalat Tarawih dengan bacaan satu juz Al-Qur’an setiap malam.
Pelaksanaan Tarawih dipimpin secara bergiliran oleh para asatidz dan santri Pesantren Persis 109 Kujang yang telah dipersiapkan dengan baik. Lantunan ayat suci Al-Qur’an menggema di masjid pesantren, menghadirkan suasana penuh kekhusyukan dan ketenangan bagi seluruh jamaah. Tradisi ini tidak hanya menjadi ibadah rutin, tetapi juga sarana pembinaan mental, hafalan, dan keberanian para santri dalam mengemban amanah sebagai imam.
Tradisi Satu Malam Satu Juz bukanlah program baru. Kegiatan ini telah ada sejak masa pendiri pesantren, almarhum KH. U. Saepudin, dan terus dilestarikan dari generasi ke generasi. Semangat yang ditanamkan oleh beliau untuk menjadikan Al-Qur’an sebagai ruh kehidupan pesantren tetap hidup hingga hari ini.
Dengan konsistensi menjaga tradisi ini, Pesantren Persis 109 Kujang meneguhkan komitmennya dalam mencetak generasi Qur’ani yang tidak hanya mampu membaca dan menghafal, tetapi juga mengamalkan nilai-nilai Al-Qur’an dalam kehidupan sehari-hari. Ramadhan pun menjadi momentum terbaik untuk semakin mendekatkan diri kepada Allah serta memperkuat spiritualitas seluruh keluarga besar pesantren.