Kujang, 7 Oktober 2025 - Dalam rangka menyiapkan para santri menjadi kader yang siap terjun dan berkhidmat di tengah masyarakat, santri kelas 12 Mu’allimin Pesantren Persis 109 Kujang mengikuti kegiatan Pembekalan Pogram Latihan Khidmat Jam’iyyah (PLKJ). Kegiatan ini merupakan bagian penting dari kurikulum pendidikan kader Persis, yang menekankan keseimbangan antara ilmu, amal, dan pengabdian.
PLKJ tahun 2025 ini akan berlangsung selama dua minggu, mulai dari 11 hingga 25 September 2025, dengan pelaksanaan di lingkungan PD. Persis Sumedang dan berpusat di PC. Persis Tanjungsari. Sebelum terjun ke lokasi pengabdian, para santri terlebih dahulu mendapatkan pembekalan intensif mengenai kepemimpinan jam’iyyah, dakwah, manajemen kegiatan, serta komunikasi sosial yang efektif.
Sebagai bentuk implementasi, peserta PLKJ dibagi menjadi tiga kelompok yang ditempatkan di tiga titik berbeda, yaitu PC. Cikondang, PC. Mariuk, dan PJ. Genteng. Setiap kelompok akan menjalankan berbagai program kejam’iyyahan seperti pembinaan remaja masjid, pengajaran diniyah, pelatihan kader muda, serta kegiatan sosial keagamaan di masyarakat sekitar.
Pimpinan Pesantren Persis 109 Kujang menyampaikan bahwa PLKJ ini bukan sekadar praktik lapangan, tetapi juga bentuk nyata dari proses kaderisasi yang menumbuhkan semangat berorganisasi dan tanggung jawab sosial. “Kami berharap para santri dapat menjadikan PLKJ sebagai ladang dakwah, pembelajaran hidup, serta kesempatan untuk mengamalkan ilmu yang telah diperoleh selama di pesantren,” ujar salah satu pembimbing Mu’allimin.
Dengan semangat khidmat lillah, para santri berkomitmen untuk menjalankan amanah ini dengan penuh dedikasi. Melalui kegiatan PLKJ, diharapkan lahir kader-kader muda Persis yang tangguh, berilmu, dan siap menjadi garda terdepan dalam perjuangan dan pengabdian untuk Jam’iyyah dan umat.
Santri Mu’allimin Persis 109 Kujang, siap berkhidmat — menebar manfaat, meneguhkan dakwah!