Kujang, 12 Februari 2025 - Setiap pagi di Pesantren Persis 109 Kujang selalu diawali dengan lantunan ayat-ayat suci Al-Qur’an. Kegiatan tilawah jama’i bukan sekadar rutinitas, tetapi menjadi pembiasaan yang menanamkan nilai spiritual sekaligus menyemarakkan suasana sebelum kegiatan belajar mengajar dimulai.
Para santri duduk bersama dengan penuh kekhusyukan, membaca ayat demi ayat secara bersamaan di pimpin oleh ustadz ataupun oleh santri yang di pilih. Suara merdu tilawah yang bergema menciptakan ketenangan, menumbuhkan semangat, dan menjadi pengingat akan pentingnya menjadikan Al-Qur’an sebagai pedoman hidup.
Melalui pembiasaan ini, santri tidak hanya terlatih membaca Al-Qur’an dengan baik dan benar, tetapi juga terbentuk kedisiplinan, kebersamaan, serta rasa cinta yang mendalam kepada kitab suci. Tilawah jama’i mengajarkan bahwa setiap aktivitas, termasuk menuntut ilmu, seharusnya diawali dengan keberkahan.
Pembiasaan tilawah jama’i di Pesantren Persis 109 Kujang menjadi bukti nyata bahwa pendidikan bukan hanya tentang ilmu pengetahuan, tetapi juga tentang pembinaan iman dan akhlak. Dengan Al-Qur’an sebagai landasan, diharapkan para santri tumbuh menjadi generasi Qur’ani yang berilmu, berakhlak, dan siap memberi manfaat bagi umat.