Lewati ke konten utama
Logo Pesantren Persis 109 Kujang

Momentum Pembenahan: Rapat Evaluasi Semester Ganjil PPI 109 Kujang Fokus pada Inovasi Kurikulum dan Kedisiplinan Santri"

Momentum Pembenahan: Rapat Evaluasi Semester Ganjil PPI 109 Kujang Fokus pada Inovasi Kurikulum dan Kedisiplinan Santri"
10 Jan 2026 ppi109kujang@gmail.com Kegiatan

CIAMIS – Pondok Pesantren Persatuan Islam (PPI) 109 Kujang menggelar rapat evaluasi semester ganjil sebagai langkah strategis dalam meningkatkan kualitas pendidikan dan pengasuhan. Mengusung semangat perbaikan, rapat ini menitikberatkan pada dua pilar utama: akselerasi inovasi kurikulum dan penguatan kedisiplinan santri.

Pimpinan Pesantren menegaskan bahwa evaluasi ini bukan sekadar rutinitas administratif, melainkan momentum untuk membedah tantangan selama enam bulan terakhir. Inovasi kurikulum dipandang perlu agar metode pengajaran tetap relevan dengan perkembangan zaman tanpa meninggalkan akar nilai-nilai kepesantrenan. Di sisi lain, kedisiplinan santri ditekankan sebagai fondasi pembentukan karakter (akhlaqul karimah) yang menjadi ciri khas lulusan PPI 109 Kujang.

Selain agenda akademik, rapat kali ini diwarnai dengan aksi kemanusiaan yang khidmat. Sebagai bentuk implementasi nilai-nilai ukhuwah dan empati, seluruh keluarga besar PPI 109 Kujang—mulai dari asatidz, santri, hingga orang tua—menyalurkan donasi untuk meringankan beban saudara-saudara yang tertimpa musibah banjir di Aceh, Sumatera Utara dan Sumatera Barat.

Secara simbolis, dana yang terkumpul diserahkan langsung oleh pihak pimpinan pesantren kepada perwakilan LAZ Persis. Amanah ini nantinya akan dikelola dan disalurkan oleh LAZ Persis kepada para penyintas di titik-titik bencana tersebut.

"Pendidikan bukan hanya soal angka di atas kertas, tapi juga tentang kepekaan hati nurani. Penyerahan donasi ini adalah bukti nyata bahwa santri kita dididik untuk peduli terhadap sesama," ujar Pimpinan Pesatren KH. Iim Imadudin di sela-sela acara.

Dengan selesainya rapat evaluasi ini, PPI 109 Kujang bersiap memasuki semester genap dengan semangat baru, sistem yang lebih solid, dan komitmen sosial yang lebih kuat.


Bagikan: