Ciamis, 23 Agustus 2025 — Pesantren Persatuan Islam 109 Kujang kembali menegaskan posisinya sebagai lembaga yang unggul dalam penguasaan Bahasa Arab. Setelah berhasil lolos dalam seleksi ketat di tingkat Kabupaten Ciamis, Dua santri terbaik Persis 109 Kujang secara resmi dikirim sebagai kontingen untuk berlaga di Olimpiade Bahasa Arab (OBA) ke-8 Tingkat Provinsi Jawa Barat di Bandung.
OBA ke - 8, yang diselenggarakan oleh Forum MGMP Bahasa Arab Se-Indonesia, merupakan ajang bergengsi yang menguji kemampuan santri dan siswa madrasah dalam maharah (keterampilan) berbahasa Arab, mulai dari nahwu-sharaf, membaca teks, hingga pemahaman literatur Islam klasik.
Keikutsertaan santri Persis 109 Kujang di tingkat provinsi ini menjadi bukti nyata keseriusan pesantren dalam memfasilitasi santri untuk menguasai Bahasa Arab, yang merupakan kunci utama untuk memahami Al-Qur'an dan Sunnah. Pesantren Persis 109 Kujang, yang dikenal dengan tagline "Kampus Para Pecinta Al-Qur'an," melihat penguasaan bahasa ini sebagai fondasi Tarbiyyah (pendidikan) yang tak terpisahkan.
Kontingen yang berlaga di tingkat provinsi ini terdiri dari perwakilan santri putra dan putri, termasuk:
Fauzan Abdul Hakim dari jenjang Mu'allimin (Kategori 5)
Nisa Nur Ihdatul Azizah dari jenjang Mu'allimin (Kategori 5)
"Mereka yang berhasil melaju ke tingkat provinsi adalah santri-santri pilihan, yang telah membuktikan kemampuan mereka di tingkat kabupaten. Ini bukan hanya masalah lomba, tetapi tentang semangat mereka dalam berinteraksi langsung dengan Bahasa Arab sebagai bahasa peradaban Islam," ujar Ust. Wildan Muharram yang mendampingi kontingen.
Sebelum keberangkatan, para santri telah menjalani karantina dan pembinaan intensif di bawah bimbingan para asatidz Bahasa Arab pesantren. Mereka dilatih tidak hanya untuk menjawab soal tes, tetapi juga untuk memiliki mental juara dan rasa percaya diri yang tinggi.
Ust. KH. Iim Imadudin menyampaikan bahwa delegasi ini membawa nama baik Pesantren Persis 109 Kujang dan Kabupaten Ciamis. "Kami berharap mereka tidak hanya meraih gelar, tetapi juga menginspirasi santri lainnya. Bahasa Arab adalah jembatan dakwah kita. Dengan menguasainya, peluang kita untuk berkontribusi pada kemajuan umat akan semakin terbuka," tegas beliau.
Puncak dari OBA ke-8 ini adalah seleksi menuju tingkat nasional. Pesantren Persis 109 Kujang optimistis para kontingennya mampu bersaing dengan perwakilan dari seluruh Jawa Barat dan meraih tiket menuju kompetisi nasional.
Catatan Redaksi: Berdasarkan data, Pesantren Persis 109 Kujang berhasil meraih Juara ke-3 Olimpiade Bahasa Arab (OBA Ke-8) Tahun 2025 di tingkat provinsi. Hasil ini menjadi pemacu semangat bagi seluruh keluarga besar pesantren untuk terus meningkatkan mutu pendidikan Bahasa Arab di masa mendatang.