Kujang, 20 Agustus 2026 — Dalam rangka meningkatkan kapasitas kepemimpinan, kedisiplinan, serta tanggung jawab santri dalam menjalankan amanah organisasi dan tugas kepesantrenan, Pesantren Persis 109 Kujang menyelenggarakan kegiatan Upgrading Tasykil Santri selama dua hari, yaitu pada 19–20 Agustus 2026.
Kegiatan upgrading ini diikuti oleh para santri yang tergabung dalam Tasykil Rijalul Ghad–Ummahatul Ghad (RG-UG) Tsanawiyah dan Mu’allimin, Staf Maskan Rijal dan Banaat, serta Tim Penegak Disiplin Santri (PDS). Ketiga unsur tersebut memiliki peran strategis dalam mendukung keberlangsungan kegiatan organisasi, kehidupan asrama, serta terciptanya budaya disiplin di lingkungan pesantren.
Upgrading menjadi salah satu langkah pesantren untuk membekali para tasykil dengan pemahaman yang lebih kuat mengenai tugas, fungsi, serta tanggung jawab yang diemban. Tidak hanya berorientasi pada kemampuan teknis dalam menjalankan tugas, kegiatan ini juga diarahkan untuk membentuk karakter kepemimpinan yang bertanggung jawab, komunikatif, tegas, dan mampu menjadi teladan bagi santri lainnya.
Selama dua hari pelaksanaan, para peserta mendapatkan berbagai pembekalan yang berkaitan dengan kepemimpinan, kedisiplinan, organisasi, tanggung jawab kepengurusan, serta pengelolaan tugas di lingkungan pesantren dan asrama. Materi dan kegiatan dirancang agar peserta mampu memahami bahwa menjadi bagian dari tasykil bukan sekadar mendapatkan posisi, tetapi merupakan sebuah amanah yang harus dijalankan dengan penuh kesungguhan.
Khusus bagi RG-UG, upgrading menjadi momentum untuk memperkuat kemampuan santri dalam mengelola organisasi dan menjalankan berbagai program yang mendukung pembinaan serta pengembangan potensi santri. Sementara itu, Staf Maskan Rijal dan Banaat mendapatkan penguatan terkait peran mereka dalam menciptakan kehidupan asrama yang tertib, nyaman, dan mendukung proses pendidikan.
Adapun Tim Penegak Disiplin Santri (PDS) dibekali dengan pemahaman mengenai pentingnya kedisiplinan serta cara menjalankan tugas penegakan tata tertib dengan penuh tanggung jawab. PDS diharapkan tidak hanya mampu menegakkan aturan, tetapi juga menjadi bagian dari proses pembinaan karakter santri melalui pendekatan yang edukatif dan keteladanan.
Kegiatan ini juga menjadi ruang bagi para peserta untuk membangun kekompakan, meningkatkan komunikasi, serta menyamakan persepsi dalam menjalankan amanah masing-masing. Dengan adanya sinergi antara RG-UG, Maskan, dan PDS, diharapkan tercipta koordinasi yang lebih baik dalam mendukung berbagai aktivitas santri di pesantren.
Melalui kegiatan Upgrading Tasykil Santri 2026, Pesantren Persis 109 Kujang berharap lahir para santri yang tidak hanya mampu memimpin, tetapi juga siap dipimpin; tidak hanya mampu menegakkan kedisiplinan, tetapi juga mampu memberikan keteladanan; serta memiliki kesadaran bahwa setiap amanah merupakan bagian dari proses pembentukan diri sebagai generasi yang bertanggung jawab.
Dua hari upgrading pun menjadi langkah awal untuk memperkuat komitmen para tasykil dalam menjalankan tugasnya. Dengan bekal pengetahuan, pengalaman, dan semangat kebersamaan, para peserta diharapkan mampu membawa perubahan positif serta menjadi penggerak terciptanya lingkungan pesantren yang lebih tertib, disiplin, dan berkarakter.