Lewati ke konten utama
Logo Pesantren Persis 109 Kujang

Mengenal Visi Pesantren: Pembukaan dan Pengarahan MATSAMA Santri Baru Persis 109 Kujang Resmi Dimulai

Mengenal Visi Pesantren: Pembukaan dan Pengarahan MATSAMA Santri Baru Persis 109 Kujang Resmi Dimulai
11 Oct 2025 ppi109kujang@gmail.com Kegiatan

Kujang, 20 Juli 2025 – Setelah melewati momen haru kedatangan dan penyesuaian di asrama pada hari kemarin, santri dan santriwati baru Pondok Pesantren Persatuan Islam (Persis) 109 Kujang hari ini, Minggu, 20 Juli 2025, secara resmi memulai Masa Ta'aruf Santri Madrasah (MATSAMA). Kegiatan diawali dengan upacara pembukaan dan sesi pengarahan umum yang padat makna.

MATSAMA bukan sekadar masa orientasi biasa. Ini adalah gerbang awal bagi santri untuk menyelami visi, misi, dan nilai-nilai inti yang dipegang teguh oleh Pesantren Persis 109 Kujang.

Acara pembukaan MATSAMA dipusatkan di lapangan utama dan dihadiri oleh jajaran pimpinan pesantren, para Mudir, dan seluruh panitia.

Dalam sambutan pembukaannya, Mudir 'Aam Pesantren Persis 109 Kujang, Ust. KH. Iim Imadudin, memberikan pengarahan krusial yang menjadi fondasi bagi kehidupan santri selama di pesantren. Beliau menekankan bahwa Pesantren Persis 109 Kujang adalah lembaga pendidikan yang berpegang teguh pada Al-Qur'an dan As-Sunnah dengan pemahaman Salafus Shaleh.

"Anak-anakku sekalian, kalian sekarang berada di madrasah perjuangan. Tujuan kita adalah mencetak 'ulama muta'ammiq (ulama yang mendalam ilmunya) dan muballigh yang mujahid (pejuang). Masa MATSAMA ini adalah kesempatan kalian untuk memahami ruh tajdid (pembaharuan) yang diusung Persatuan Islam. Kalian harus siap berkorban waktu, tenaga, dan pikiran untuk meraih ilmu yang berkah," tegas beliau, membakar semangat para santri baru.

Sesi pengarahan dilanjutkan dengan penjelasan mendalam mengenai sistem dan tata kelola pesantren. Ketua panitia MATSAMA menjelaskan bahwa selama tiga hari ke depan (21-23 Juli), santri akan menjalani perkenalan intensif yang mencakup:

    1. Pengenalan Kurikulum Terpadu: Memahami sinergi antara kurikulum pendidikan formal (Kementerian Agama/Pendidikan) dengan kurikulum Diniyah Persis.
    2. Struktur Organisasi: Mengenal peran setiap unit, mulai dari asrama, unit sekolah (Tsanawiyah dan Mu'allimin), hingga OSPER (Organisasi Santri Persis).
    3. Budaya dan Disiplin: Penjelasan rinci mengenai peraturan asrama, jadwal harian ibadah, dan standar perilaku akhlaqul karimah (akhlak mulia) yang wajib diterapkan.
  • Tujuan utama dari pengarahan ini adalah mengubah rasa canggung dan asing menjadi rasa memiliki (milik) dan tanggung jawab terhadap lingkungan baru. Diharapkan, ketika MATSAMA berakhir, setiap santri telah memiliki peta jalan yang jelas mengenai peran mereka di Persis 109 Kujang.

    MATSAMA akan berlanjut dengan pelaksanaan kegiatan inti mulai besok, 21 Juli, sebelum akhirnya seluruh santri memasuki masa Kegiatan Belajar Mengajar (KBM) efektif pada 24 Juli. Semangat dan kesiapan adaptasi para santri baru terlihat jelas, menjanjikan awal yang baik bagi tahun ajaran ini.


    Bagikan: