Kujang, 01 November 2025 - Dalam rangka menumbuhkan semangat literasi keislaman dan meneladani perjalanan mulia Rasulullah SAW, Duta Literasi Pesantren Persis 109 Kujang mengadakan kegiatan diskusi bertema “Meneladani Perjalanan Mulia: Isra’ Mi’raj Nabi Muhammad SAW” bersama santri kelas 7. Kegiatan ini berlangsung dengan penuh antusiasme di ruang belajar Tsanawiyah, di mana para santri turut berpartisipasi aktif dalam memahami makna spiritual dan hikmah dari peristiwa luar biasa tersebut.
Melalui kegiatan ini, Duta Literasi tidak hanya menyampaikan kisah perjalanan Isra’ Mi’raj secara kronologis, tetapi juga mengajak santri untuk menggali nilai-nilai keimanan, ketaatan, dan keteguhan Rasulullah SAW dalam menghadapi ujian dakwah. Peristiwa Isra’ Mi’raj menjadi momentum penting untuk memperkuat keimanan, memperdalam pemahaman tentang kewajiban shalat, serta menanamkan semangat cinta Rasul dalam kehidupan sehari-hari.
Selain pembahasan materi, kegiatan ini juga diisi dengan sesi membaca dan menulis refleksi singkat. Para santri diminta menuliskan pelajaran berharga yang mereka peroleh dari kisah Isra’ Mi’raj, sehingga proses belajar tidak hanya berlangsung secara lisan, tetapi juga tertuang dalam bentuk karya tulis sederhana. Hal ini menjadi salah satu cara Duta Literasi dalam menanamkan budaya membaca dan menulis yang bernilai islami.
Dengan adanya kegiatan ini, diharapkan santri kelas 7 tidak hanya memahami peristiwa Isra’ Mi’raj dari sisi sejarah, tetapi juga mampu mengambil hikmah untuk diterapkan dalam kehidupan. Semangat belajar, keimanan yang kuat, serta kecintaan terhadap ilmu dan Rasulullah SAW menjadi pesan utama yang ingin disampaikan oleh Duta Literasi Pesantren Persis 109 Kujang.
Kegiatan literasi ini menjadi bukti nyata bahwa belajar agama dapat dikemas dengan menarik dan bermakna. Meneladani perjalanan mulia Nabi Muhammad SAW bukan hanya mengenang sejarah, tetapi juga menghidupkan kembali nilai-nilai keteladanan beliau dalam setiap langkah kehidupan santri.