Kujang - Pesantren Persis 109 Kujang kembali meneguhkan komitmennya dalam membina jiwa kepemimpinan dan tanggung jawab santri melalui kegiatan Pelantikan Tasykil Rijalul Ghad–Ummahatul Ghad (RG-UG), Maskan, dan PDS untuk masa khidmat terbaru. Kegiatan yang berlangsung dengan khidmat ini menjadi momentum penting dalam estafet kepemimpinan santri sekaligus awal pengabdian bagi para pengurus yang telah terpilih.
Acara pelantikan dihadiri oleh jajaran pimpinan pesantren, para asatidz dan asatidzah, serta seluruh santri. Suasana penuh semangat dan harapan mewarnai prosesi pelantikan ketika para pengurus baru mengucapkan ikrar dan janji untuk menjalankan amanah dengan sebaik-baiknya.
Dalam sambutannya, Mudir ‘Am Pesantren Persis 109 Kujang menegaskan bahwa kepemimpinan merupakan bagian dari proses pendidikan yang sangat penting bagi santri. Melalui organisasi dan berbagai amanah yang diemban, santri tidak hanya belajar mengelola program dan kegiatan, tetapi juga belajar tentang tanggung jawab, disiplin, kerja sama, serta keteladanan.
“Jabatan bukanlah sebuah kebanggaan semata, melainkan amanah yang harus dipertanggungjawabkan. Jadikan masa khidmat ini sebagai sarana untuk belajar, berkhidmat, dan memberikan manfaat bagi sesama,” pesannya kepada seluruh pengurus yang dilantik.
Pelantikan ini mencakup tiga unsur penting dalam kehidupan kepesantrenan. RG-UG sebagai organisasi santri berperan dalam menggerakkan berbagai program pembinaan dan pengembangan santri. Sementara itu, Maskan memiliki tanggung jawab dalam mengelola kehidupan asrama agar tetap tertib, nyaman, dan kondusif. Adapun PDS menjadi bagian yang mendukung berbagai kebutuhan serta pelayanan santri dalam aktivitas sehari-hari.
Dengan dilantiknya kepengurusan baru, diharapkan seluruh pengurus mampu menjalankan tugas dengan penuh dedikasi, menjaga kepercayaan yang diberikan, serta menghadirkan berbagai inovasi yang bermanfaat bagi kemajuan pesantren. Kepemimpinan yang baik tidak hanya diukur dari kemampuan memimpin, tetapi juga dari kesediaan untuk melayani dan memberikan teladan.
Kegiatan pelantikan ini menjadi langkah awal bagi para santri untuk mengasah kemampuan kepemimpinan, memperkuat karakter, serta menumbuhkan semangat pengabdian. Melalui amanah yang diemban, mereka diharapkan mampu menjadi generasi pemimpin yang berintegritas, bertanggung jawab, dan siap memberikan kontribusi positif bagi umat dan masyarakat di masa depan.