Kujang, 8 Maret 2025 - Pesantren Persis 109 Kujang menggelar rangkaian kegiatan Kuliah Ramadhan (KURMA) dengan penuh semarak. Salah satu agenda spesial tahun ini adalah DIAM (Diskusi Inspiratif Anak Muda) yang mengangkat tema “Identitas Santri Zilenial”. Kegiatan ini diikuti oleh santri dari berbagai jenjang dengan penuh antusiasme.
Diskusi ini dirancang untuk memberikan ruang bagi para santri agar mampu memahami dan meneguhkan jati diri sebagai generasi muslim di era digital. Melalui DIAM, para santri diajak untuk merenungkan tantangan sekaligus peluang yang dihadapi “santri zilenial” — generasi muda yang tumbuh dengan teknologi, tetapi tetap berpegang teguh pada nilai-nilai Al-Qur’an dan sunnah.
Dalam forum ini, pemateri memaparkan pentingnya menjaga identitas santri sebagai pelajar agama, penggerak kebaikan, sekaligus agen perubahan yang adaptif terhadap perkembangan zaman. Diskusi juga diwarnai dengan sesi tanya jawab yang interaktif, di mana santri bebas menyampaikan pandangan dan pengalaman mereka terkait peran santri di tengah masyarakat modern.
Kegiatan DIAM tidak hanya menambah wawasan, tetapi juga menguatkan semangat santri untuk terus membumikan nilai-nilai keislaman di era serba cepat. Dengan tema “Identitas Santri Zilenial”, diharapkan para santri mampu tampil percaya diri sebagai generasi yang religius, kritis, kreatif, dan bermanfaat bagi umat.