Kujang, 26 Juli 2026 – Dalam rangka mengawali tahun ajaran 2026–2027 dengan semangat mencintai Al-Qur'an, Pesantren Persis 109 Kujang kembali menyelenggarakan Dauroh Al-Qur'an yang berlangsung selama dua hari, yakni pada 26–27 Juli 2026. Kegiatan ini merupakan agenda rutin tahunan yang menjadi salah satu ciri khas pembinaan awal tahun di lingkungan pesantren sekaligus menjadi sarana memperkenalkan budaya Al-Qur'an kepada para santri baru.
Dauroh Al-Qur'an diikuti oleh seluruh santri, baik santri baru maupun santri lama. Selama dua hari pelaksanaan, para peserta diajak untuk memperkuat hubungan dengan Al-Qur'an melalui berbagai kegiatan, seperti tilawah, tahsin, murojaah, serta motivasi untuk meningkatkan kualitas interaksi dengan Kalamullah dalam kehidupan sehari-hari.
Bagi santri baru, kegiatan ini menjadi pengalaman pertama dalam merasakan atmosfer pendidikan di Pesantren Persis 109 Kujang yang menjadikan Al-Qur'an sebagai ruh utama dalam setiap proses pembelajaran. Melalui dauroh ini, mereka dikenalkan dengan budaya membaca, menghafal, memahami, dan mengamalkan Al-Qur'an sebagai landasan dalam menuntut ilmu dan membentuk karakter islami.
Selain menjadi media pembinaan ruhiyah, Dauroh Al-Qur'an juga bertujuan membangun semangat kebersamaan di antara para santri. Suasana khusyuk yang menyelimuti setiap sesi menjadi pengingat bahwa keberkahan ilmu tidak hanya diraih melalui kecerdasan intelektual, tetapi juga melalui kedekatan dengan Al-Qur'an dan keikhlasan dalam belajar.
Pihak pesantren berharap kegiatan ini mampu menjadi langkah awal yang baik bagi seluruh santri dalam mengawali perjalanan di tahun ajaran baru. Dengan menjadikan Al-Qur'an sebagai pedoman hidup, diharapkan lahir generasi yang tidak hanya unggul dalam bidang akademik, tetapi juga memiliki akhlak mulia, kepribadian yang kokoh, serta siap menjadi penerus dakwah Islam di tengah masyarakat.
Melalui penyelenggaraan Dauroh Al-Qur'an setiap awal tahun ajaran, Pesantren Persis 109 Kujang terus berkomitmen menanamkan kecintaan terhadap Al-Qur'an sebagai fondasi utama pendidikan. Semoga kegiatan ini menjadi wasilah turunnya keberkahan, memperkuat keimanan seluruh civitas pesantren, serta melahirkan generasi Qur'ani yang mampu memberikan manfaat bagi umat, bangsa, dan agama.